Uneg-Uneg Soal Motor Disini Tempatnya

30 March 2014

Tips Mengganti Oli Mesin Motor

| 30 March 2014
Oli merupakan salah satu bagian yang penting dalam suatu mesin kendaraan bermotor. Ibarat manusia yang membutuhkan darah untuk membawa sari makanan serta oksigen keseluruh tubuh, mesin kendaraan bermotor membutuhkan oli untuk melumasi serta melindungi seluruh bagian dalam tubuhnya. Ada beberapa tips nih bagi yang ingin mengganti oli mesin sepeda motornya. Cek lebih lanjut.

1. Gantilah oli bila mesin sudah dingin atau setidaknya sudah tidak panas alias cenderung hangat. Hal ini bertujuan agar oli kotor bisa diganti lebih banyak. Jadi begini mas bro mba sist, bila mengganti oli mesin dalam keadaan panas yang biasanya itu berarti kita baru datang dan beberapa saat kemudian ganti oli. Oli yang ada dalam mesin setidaknya masih tersebar keseluruh penjuru mesin. Bila setidaknya kita menunggu dahulu hingga mesin menjadi hangat, oli jadi lebih banyak yang turun ke crankcase alias sudah pada mulai ngumpul lagi. Dengan begitu volume oli kotor yang masih tertinggal di dalam mesin, akan menjadi sedikit. Efeknya? Tentunya oli kotor yang akan bercampur dengan oli bersih akan semakin sedikit juga. Dengan begitu, kemampuan oli dalam melumasi dan melindingi akan semakin baik. Ujung-ujungnya ya komponen dalam mesin akan lebih awet alias mencegah keausan.


2. Pakailah oli yang semerk. Misalnya awal pakai oli dari merk A maka selanjutnya usahakan tetap pakai oli merk A. Kandungan zat aditif tiap oli berbeda merk pastinya akan berbeda pula. Dikhawatirkan zat aditifnya ada yang kurang cucok sehingga mengurangi kemampu oli dalm melumasi, melindungi serta mencegah penguapan oli yang berlebihan. Bila tetap mau ganti merk oli, dari oli A ke oli B maka ada baiknya di flush dahulu. 

3. Agak berhubungan dengan no 1, buka pasang baut tutup oli bawah ada baiknya bila mesin sudah cenderung dingin. Bertujuan agar tidak terjadi slek karena baut bawah tutup oli kan masih mengembang karena panas. Bila sudah cenderung dingin kan akan menyusut lagi. Kemudian pasang bautnya jangan sampai miring. Pasang bautnya hanya pakai tangan saja dahulu tanpa bantuan alat. Bila sudah sulit diputar, maka baru alat yang bertindak.




Related Posts

No comments:

Post a Comment