Uneg-Uneg Soal Motor Disini Tempatnya

20 October 2014

"Mata Kucing" Tingkatkan Keselamatan Berkendara Di Kala Malam

| 20 October 2014
Semua berawal dari seringnya OM melewati daerah yang penerangannya cukup minim ketika malam sudah memakai jubahnya. Lampu depan masih tak cukup mampu untuk menerangi gelapnya jalanan dikala malam. Maka OM pun menambah “kekuatan” pancaran sinar lampu depan dan jalanan kini dapat terlihat jelas. Namun OM masih merasa ada yang kurang....

Berawal lagi dari ketika OM melihat sepeda motor yang ada di luar negeri. Ada “Mata Kucing” nya. Di Indonesia memang ada sepeda motor yang mengaplikasikan “mata kucing” tapi rata-rata posisinya ada di spakbor atau lebih tepatnya di bawah stop lamp. Sementara sepeda motor luar negeri, mata kucingnya berdampingan dengan tabung shock depan dan di atas kaliper. 


OM mencari info kenapa ada mata kucing di area depan sepeda motor. Info yang OM dapatkan adalah untuk keselamatan. Mata kucing semakin membuat kita kelihatan di kala melewati daerah yang penerangannya minim saat malam. Mata kucing akan bersinar ketika terkena cahaya. Padahal sudah ada sinar lampu depan untuk memberi tanda kehadiran kita tapi kenapa tetap perlu?

OM berpikir bahwa adanya mata kucing bisa memberitahu adanya kita tak hanya dari posisi depan saja tapi juga dari samping. Sehingga bisa membantu orang lain mengetahui keberadaan kita dan bisa lebih berhati-hati. Prinsipnya sih sama seperti pengaktifan lampu depan ketika siang hari. Kita aktifkan lampu maka pengendara yang ada di depan kita bisa mengetahui keberadaan kita lebih cepat dibanding bila kita tak aktifkan lampu depan sehingga bisa lebih berhati-hati alias kalau dia mau belok maka setidaknya tidak asal nyelonong. Mirip-mirip diskon yang tujuannya untuk menarik perhatian lebih cepat....hehehehe. 

Waaaahhh...tak terasa sudah panjang banget ya. Yang jelas OM semakin yakin untuk memasang mata kucing. Apalagi OM melihat mata kucing letaknya di tabung shock depan pada sepeda motor di Indonesia. Lebih tepatnya pada Honda Win. Dan lucunya lagi ketika sedang ada pikiran begitu, mulai marak pemakaian LED DRL (Day Running Light). Pemasangannya bisa di sekitaran headlamp atau di pelindung stang atau yang paling sering sih di sayap dan dipasang vertikal. 

Malah jadi semangat kan memasangnya? OM juga begitu tapi nantinya OM tidak benar-benar memasang "Mata Kucing". Apalagi sama kucingnya. Om cari penggantinya yang menurut OM lebih punya keunggulan dan tentunya lebih murah dari mata kucing maupun LED DRL. Nantikan di artikel selanjutnya.

Related Posts

No comments:

Post a Comment