Uneg-Uneg Soal Motor Disini Tempatnya

21 April 2012

Premix 90 Terkendala, Kita Buat Sendiri

| 21 April 2012
Wakil Menteri ESDM, Bapak Widjajono Partowidago pernah mempunyai ide agar Pertamina menjual Bahan Bakar Minyak(BBM)beroktan 90 dengan nama Premix dan diperkirakan harga jualnya hanya Rp 7200. Namun rupanya Pertamina tidak setuju dengan rencana wakil Menteri ESDM ini karena harga jual premix 90 tidak bisa dengan harga Rp 7200, namun harganya tidak akan jauh beda dengan Pertamax dan Pertamax Plus.Selain itu juga menyalahi aturan karena premium bertitel BBM Bersubsidi sehingga tidak boleh asal campur saja.

Kalau begitu kenapa tidak kita saja yang mencampurnya?Dan jauh-jauh hari, lebih tepatnya 1 tahun yang lalu OM sudah menerapkannya bahkan nilai oktannya lebih tinggi dari premix 90 yang direncanakan karena OM mengoplos antara Premium yang beroktan 88 dengan Pertamax Plus yang beroktan 95 yang kita sebut saja dengan Pertamax Oplosan(PO).Lebih baik mencampur Premium dengan Pertamax plus karena harganya pertamax dengan pertamax plus yang tidak terpaut jauh serta hasil oplosannya mendekati nilai oktan pertamax. 

Bahkan ketika dites menggunakan alat penghitung nilai oktan, PO mempunyai nilai oktan 92,1 yang artinya setara dengan Pertamax asli. Namun jika di daerah anda susah mencari Pertamax Plus, maka cukup campur Premium dengan Pertamax saja. Pencampurannya harus 50:50 atau 1 liter premium dengan 1 liter pertamax agar nilai oktannya naik dengan baik. Nah untuk mendapatkan komposisi yang tepat, usahakan selisih perbandingannya tidak lebih dari 0,05 liter. OM berikan nih tabel perhitungannya per 21 April 2012, harga di Jakarta.







Related Posts

No comments:

Post a Comment