Thursday, May 19, 2011

Penjelasan Agar Tidak Salah Kaprah

Ada yang mengelitik OM ketika sedang srufing di dunia maya terutama ketika surfing ke sebuah forum tetangga yang sedang membahas abs revo, blade atau vega zr. Pembahsan ini sebenernya sudah ada dari tahun 2009 dan OM berusaha meluruskan apa saja yang menyimpang agar tidak terjadi salah pemahaman. 

Berawal dari sebuah pernyataan seorang anggotanya (sebut saja dia "Mawar") yang terkesan asal bicara tanpa ada sumber yang jelas, pernyataannya adalah sebagai berikut "vega zr itu motor spek honda berlabel yamaha..... sengaja dilaunching hanya untuk menyetop perkembangan honda." , dari pernyataan tersebut, Yamaha Vega Zr bukanlah lah motor dengan spek Honda tapi bermerek Yamaha. Spek mesinnya berasal dari pihak Yamaha . Kemudian yang "sengaja dilaunching hanya untuk menyetop perkembangan Honda", kata-katanya kurang tepat karena tiap pabrikan melaunching produk barunya dengan sengaja memang untuk memberikan perlawanan produk lain dan berusaha mengambil alih pasar. Tidak hanya Yamaha saja tapi pabrikan lain juga seperti itu. Jadi si Mawar berusaha menjelek-jelekan Yamaha.


Pernyataan Si Mawar

Kemudian si Mawar berkata bahwa teknologi sasis Yamaha Vega Zr sama saja, memang hampir sama bahkan sekilas hanya beda pada panjang shockbreker belakang tapi pihak Hondalah yang mencontek habis-habisan teknologi sasis Yamaha. Ingat, Yamaha terkenal sebagai pembuat sasis dengan geometri yang paling baik, jadi kenapa Yamaha harus mencontek sasis dari Honda?Tidak ada untungnya. Kemudian pernyataan si Mawar tentang "Blade/absolute revo : 50bore x 55,5stroke = 109,3cc. vega zr : 50bore x 57,9stroke = 113,7cc (lihat bedanya cuman dari panjangnya stroke)" dari pernyataan tersebut terlihat jelas bahwa dia berusaha menjelek-jelekan Yamaha Vega Zr karena mengapdosi spek mesin yang hampir sama dan membangga-banggakan blade/abs revo yang menjadi trend setter. Kenapa harus bangga? Apa dia tidak sadar bahwa jika spek mesin blade/abs revo juga hampir sama dengan Suzuki Shogun 125?Spek mesin Suzuki Shogun 125 adalah 53,5mm x 55,5mm = 124,7cc. Lihat ukuran panjang strokenya, 55,5mm bro! Sama kan dengan panjang stroke blade / abs revo yang sama-sama 55,5mm?! Jadi kenapa si Mawar harus bangga?Toh spek blade/ abs revo juga hampir mirip dengan spek Shogun 125.

Pernyataan Si Mawar


Ada lagi pernyataan dari member lain, kita sebut saja namanya Melati. Pernyataannya adalah sebagai berikut " kalo ngejar irit berarti strokenya pendek dan borenya gede. coba liat stroke motor Honda, mayoritas strokenya pendek" dan "kalo stroke panjang berarti bensin yang ke sedot harus banyak". Pernyataan tersebut banyak salahnya, seharusnya kalo ngejar irit, maka panjang stroke harus panjang atau minimal karakter mesin adalah overstroke yang berarti panjang stroke lebih besar dari diameter seher. Contoh nyatanya ada pada Karisma atau Supra x 125, kedua motor tersebut mempunya spek mesin yang sama, yaitu over stroke dan bisa lebih irit dari supra fit. Itu karena karakternya yang overstroke sehingga peak power dan torsi puncak bisa digapai pada putaran mesin yang lebih rendah dan sangat cocok untuk daerah perkotaan yang macetnya bikin senewen. Karena di daerah macet dibutuhkan peak power dan torsi puncak pada putaran mesin yang rendah agar tidak terlalu dalam membuka grip gas yang bisa menyebabkan borosnya konsumsi bbm.

Pernyataan Si Melati

Stroke panjang tidak berarti bahan bakar yang ke sedot harus banyak karena banyak sedikitnya bahan bakar yang dibutuhkan tergantung dari berapa besar bukaan klep in dan berapa besar klep in menutup pada noken as bin kem bin camshaft. Lah kenapa bisa seperti itu?Karena pada noken as lah pengaturan kapan dan berapa lama bahan bakar masuk ke ruang bakar berada. Misalnya klep in akan membuka pada 45 derajat sebelum TMA dan akan menutup pada 56 derajat setelah TMB. Jadi bukan karena strokenya lebih panjang atau lebih pendek. Ada lagi yang bisa mempengaruhi banyak sedikitnya bahan bakar yang masuk ke ruang bakar, yaitu besarnya klep in dan besarnya ukuran karbu.

Tanggapan Mawar


Namun si Mawar menanggapinya dengan segala ke sotoyannya, terutama pada bagian "keunggulan stroke panjang yaitu nafas mesin lebih panjang dan putaran / tenaga atas lebih oke....respon/tenaga awal kurang sip tapi makin lama putaran mesin makin naik tenaga terus bertambah dan nafasnya panjang." Agak geli sendiri OM membacanya, kalau ada fansnya CS1 maka bisa marah mereka karena mereka akan dengan mudahnya dikalahkan oleh seteru mereka dari Yamaha, yaitu Jupiter Mx. CS1 akan jadi bulan-bulannya Jupiter Mx, bagaimana tidak?Panjang stroke Cs1 cukup pendek, hanya 47,2mm. Sementara Panjang stroke Jupiter mx baik yang lama maupun yang baru adalah 58,7mm. Lebih panjang Jupiter Mx kan?Jika memang stroke panjang lebih oke diputaran atas, maka Jupiter Mx akan bisa mengalahkan Cs1 diputaran atas. Padahal Cs1 sangat membanggakan mesinnya yang over bore karena lebih bertenaga pada putaran atas. Jadi yang benar adalah, stroke panjang itu bagus pada putaran bawah sampai menengah dan akan loyo jika sudah mencapai putaran atas.  Coba perhatikan karakter mesin drag bike 201m. Panjang strokenya lebih besar, contohnya 66mm x 70mm. Panjang stroke selalu lebih besar. Jika pernyataan si Mawar dan Si Melati benar, kenapa spek mesin drag bike malah mengandalkan long stroke? Dan kenapa karakter mesin MotoGp kebanyakan pada over bore?

Kelihatan jelas kan janggalnya? Terlebih lagi ketika si Mawar bilang "square engine banyak diaplikasi bebek Yamaha....artinya bore x stroke hampir sama.....artinya respon kurang cepat dan kecepatan maksimal kurang tinggi....contohnya jupiter z" Terlihat jelas sekali bahwa Si Mawar tidak begitu paham dengan karakter mesin. Pernyataan bore x stroke hampir sama, agak kurang tepat karena pada dasarna square engine merupakan sebutan spek mesin dengan besaran bore x stroke yang punya selisih 0mm - 0,9mm. 0,9mm adalah toleransinya yang paling maksimal. Jika tidak berada dari rentang 0mm - 0,9mm maka karakter mesin bukanlah square, bisa over bore atau over stroke.
Lebih lucunya, Si Mawar mencontohkannya adalah Jupiter Z. Bahkan pada postingan berikutnya dia bilang bahwa vega r juga square engine. Square apanya? Lihatlah baik-baik speknya Jupiter Z dan Vega R, yaitu diameter x langkah = 51mm xx 54mm.Square dari Hongkong!Sudah jelas-jelas selisihnya 3mm, apanya yang hampir sama?Jika Jupiter Znya ovs 300, maka karakter mesin baru jadi square karena bore x strokenya sama-sama 54mm. Atau yang hampir sama adalah SUpra x 125 yang di bore up pakai piston Sonic ovs 0, maka bore x strokenya jadi 58mm x 57,9mm. itu baru mesin square atau lebih tepatnya cenderung square.

Jadi jika tidak tahu dengan pasti dan tidak mengerti benar, lebih baik diam daripada terlihat jelas kebodohannya.

1 comments:

Anonymous said...

ngakak coy...
kalo baca dari bahasanya keliatan banget pembaca & pengamat majalah motor mau itu motor +, otoplus, ototrend.

cz bacaan majalah motor sering kali banyak melencengnya entah itu dari salah ketik atau salah nara sumber.... :D

yg jelas mau pabrikan honda, yamaha, suzuki, atau kawasaki. itu punya kelebihan sendiri tenaga pada putaran mesinnya, jadi tiap merk bawanya musti beda.

soal design mesin overbore/stroke kayanya beda sedikit deh kalo untuk ukuran motor mesin datar.

Post a Comment