Assalamualaikum, Mas bro Mba sist. Akhir – akhir ini sedang kurang menyenangkan bila berkendara dengan Si Paus. Tarikan terasa berat, top speed turun dan bahkan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Awal mulanya mungkin karena belum ganti oli mesin, maklum sih karena odometer nya sudah mencapai lebih dari 2000 kilometer (km). Tapi masa iya hanya gara-gara belum ganti oli mesin maka efeknya sampai seperti itu?
Tarikan jadi terasa berat kemungkinan besar sudah tahu apa penyebabnya, yaitu elemen filter udara sudah waktunya ganti karena sudah banyak kotoran. Kenapa begitu? Karena OM sudah mencatat kapan terakhir kali ganti elemen filter udara dan sudah berjarak 11000 km. Gejalanya mirip seperti yang dialami pada 11000 km yang lalu. Jadi masalah tarikan jadi terasa berat sudah dapat perkiraan masalah dan apa solusinya.
Nah top speed turun ini belum pernah OM alami, awalnya
mungkin karena oli mesin belum diganti tapi ternyata setelah diganti pun hanya
mencapai 90 kilometer per jam (kpj). Ketika sudah mencapai 80 kpj sudah
menggerung parah padahal bobot roller masih pakai standar New Nmax. Jadi teringat
pada saat servis cvt di jarak tempuh 15000 km, sempat ditanyakan apakah top
speed menurun? Pada waktu itu OM jawab tidak karena memang top speed tidak
terasa turun dibeberapa kali dicoba. Top speed OM dengan bobot total ada di
sekitar 115 kilogram (kg) ada di 115 kpj dengan jarak sekitar 1 km.
Kemungkinan terbesar ada di rumah roller atau puli depan yang sudah tidak landai di 14 derajat tapi seperti ada cekungan akibat tingkat keausan yang sudah tinggi. Nah ini yang membuat V-belt tertahan di tengah-tengah dan tidak sampai ke atas. Ya ini hanya kemungkinan, perlu ada pembuktian bila sudah dibongkar area cvt nya. Penggaris atau sigmat akan dibawa untuk memastikan apa kah benar tingkat keausan nya sudah sangat tinggi atau belum. Oke top speed turun sudah ada kemungkinan penyebab dan sudah terpikirkan apa solusinya.
Untuk konsumsi bbm turun ini sepertinya efek dari tingkat
keausan yang ada pada area CVT sehingga memang baiknya perlu ada penggantian part
di CVT agar konsumsi bbm bisa seperti sedia kala. Range konsumsi bbm yang
biasanya didapatkan ada di kisaran 38kpj – 41 kpj. Sedangkan saat ini terjun
bebas di range 30-31 kpj saja. Jadi mengingat jarak tempuh Si Paus sekarang
sudah mencapai 23000 km lebih, maka memang sudah waktunya ganti spare part area
CVT termasuk elemen filter udaranya.
No comments:
Post a Comment