Uneg-Uneg Soal Motor Disini Tempatnya

02 February 2011

Ranjau Paku Kena Bisa Berbahaya

| 02 February 2011
Lagi asik jalan tidak angin tidak ada hujan, motor terasa oleng. Setelah dilihat ternyata ban bocor sampai ludes (baca:habis) angin dalam ban. Harus segera ditambal nih. Setelah berjalan cukup lama mencari tukang tambal ban, akhirnya ketemu juga dan untungnya masih bisa ditambal tanpa perlu ganti ban dalam yang baru..hehehe...maklum uang yang dibawa hanya sedikit,jadi agak was-was juga jika sampai ganti ban dalam.


Tak berapa lama proses penambalan pun selesai dan bisa melanjutkan perjalanan, namun mampir dahulu ke sebuah warung kecil di pinggir jalan yang tidak jauh dari tukang tambal. Pemilik warung yang mengetahui bahwa OM baru saja tambal ban menceritakan bahwa didaerah tersebut memang banyak orang yang menebar paku yang telah didesain khusus agar mudah menancap di ban dan merobek cukup dalam sehingga angin dalam ban akan cepat hilang.Wah....agak kesel juga diceritakan seperti itu.
Aksi penebaran ranjau paku di jalan-jalan Ibukota kembali meresahkan banyak pengendara, baik roda dua maupun roda empat. Supaya tidak menjadi korban, Anda perlu mengetahui di mana saja lokasinya sehingga bias menghindarinya. Berikut informasi yang berhasil dihimpun dari Data Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya tentang lokasinya di Jakarta:

1. Jalan S Parman dari RS Harapan Kita arah Traffic Light (TL) Slipi (termasuk flyover Slipi).
2. Dari Slipi ke arah Tomang (Jakarta Barat).
3. Flyover Permata Hijau arah Pondok Indah (depan Masjid Istiqomah), Jakarta Selatan.
4. Lampu merah Kostrad, Jakarta Selatan.
5. Jalan Prof. Dr. Satrio (dari Mal Ambassador arah Jalan Casablanca, Jakarta Selatan.
6. Jalan TB Simatupang, dekat flyover Lenteng Agung arah Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
7. Terowongan Casablanca arah Mal Ambasaador, Jakarta Selatan.
8. Depan Menara Saidah arah perempatan Kuningan, Jakarta Timur.
9. Jalan MT Haryono (perempatan Patung Pancoran dan flyover Pancoran), Jakarta Timur.
10. Jalan Gatot Subroto hingga perempatan Kuningan.
11. Jalan Majapahit (arah Tanahabang menuju Harmoni), Jakarta Pusat.
12. Jalan Gatot Subroto terutama depan Bank Mandiri sebelum Polda Metro Jaya sampai Semanggi.
13. Jalan Daan Mogot dari Kalideres hingga Grogol.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol. Royke Lumowa mengatakan, pihaknya hanya bisa melakukan sweeping untuk mencegahnya. Langkah itu dilakukan polisi setiap hari di ruas-ruas jalan yang dinilai rawan. "Kami akan menggunakan mobil inspeksi yang sudah dilengkapi magnet, untuk menarik berbagai material besi seperti paku di jalan," katanya.

Pengendara juga diimbau untuk tidak melindas barang-barang yang terlihat sepele di jalan, seperti bungkus rokok, koran, kantung plastik, korek api, atau lainnya. Sebab, kemungkinan di dalamnya terdapat paku-paku tajam. Polda Metro Jaya mengimbau warga untuk menginformasikan jalan-jalan yang banyak ditemukan ranjau paku, agar segera ditangani aparat. Nah jika kita mengetahui daerah yang rawan ranjau paku, silakan informasikan ke Polda Metro Jaya atau bisa ke facebook dan twitter TMC Polda Metro Jaya

Related Posts

No comments:

Post a Comment