Assalamualaikum, Mas Bro, Mba Sist. Saat ini OM sedang dibuat heran bercampur bingung menjadi satu, dan ini mungkin salah satu penyebab kenapa penjualan Yamaha masih belum mengalahkan Honda. Sebenarnya bila alasannya masuk akal maka OM tidak akan memikirkannya terlalu jauh, semisal karena produk Honda mempunyai fitur atau desain yang lebih bagus dari Yamaha maka itu sudah tidak bisa dibantah lagi. Tapi ini cukup aneh menurut OM alasannya, atau hanya OM saja yang merasakan demikian?
Semua berawal dari hendak ingin membeli motor baru, inginnya yang kecil seperti Honda Beat tapi karena adanya issue rangka eSAF akhirnya tidak jadi meminangnya. Usut punya usut ternyata dari dahulu kala ingin punya motor seperti Yamaha Nmax tapi entah takut atau trauma akhirnya tidak mau pilih dengan alasan boros dan tidak awet. Okelah kalau boros memang dibandingkan Honda PCX 160 memang lebih boros walaupun hanya beda tipis tapi kalau tidak awet ini yang masih kurang bisa diterima.
Apalagi setelah ditelisik lebih dalam bahwa pemikiran tidak awetnya karena dahulu pernah membeli Yamaha Mio Bekas tapi sering rusak sehingga perlu biaya yang tidak sedikit untuk memperbaikinya. Ditambah lagi belum ada riwayat membeli produk Yamaha dalam kondisi yang masih baru fresh from oven. Kok bisa ya dibandingkannya antara kondisi baru dengan bekas dan itu dijadikan patokan paten. Membeli motor dalam kondisi bekas pun kalau kurang bisa memilihnya maka tidak menutup kemungkinan akan banyak part yang memang harus diganti.
Karena itu baiknya jika ingin komparasi ya dalam kondisi yang sama, dalam hal ini ya baiknya sama-sama dalam kondisi baru. Yah mungkin itulah salah satu penyebab kenapa penjualan Yamaha belum bisa secara konsisten mengalahkan Honda, terlepas dari paradigma harga jual terjaga dan irit bbm ya. Kalau menurut mas bro mba sist bagaimana? Punya pengalaman apa?
No comments:
Post a Comment